Jaringan Komputer (dasar)

Oktober 12, 2009 at 4:31 am (Materiku) (, , , )

Jaringan komputer merupakan sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang saling terhubung / terkoneksi. Dengan adanya jaringan komputer kita dapat membagi sumber daya seperti berbagi pemakaian printer, CPU, memori dan hardisk sehingga akan lebih hemat. Selain itu dengan terhubungnya komputer satu dengan yang lainnya kita bisa melakukan komunikasi maupun akses informasi dari jarak jauh. Komunikasi tersebut bisa dilakukan dengan mengirim surat elektronik (e-mail), chatting ataupun melalui situs jejaring sosial seperti friendster, facebook, twitter dll.

Berdasarkan fungsinya / peranannya dalam memproses data jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

– Client-server Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti http://www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

– Peer-to-peer Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan topologi jaringan (hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan seperti node, link, dan station) jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama :

1. Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jenis ini termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah dan paling sering digunakan.

Kelebihan :

– Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut. – Tingkat keamanan termasuk tinggi.

– Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.

– Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.

Kekurangan :

Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti. Oleh karena itu perlu dipersiapkan node tengah cadangan sebagai antisipasi.

2.  Topologi Cincin Dikatakan topologi cincin karena berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik yang lainnya sehingga membentuk jalur melingkar seperti cincin.

Kelebihan: Lebih hemat jika dilihat dari segi biaya karena hanya membutuhkan sedikit kabel

Kekurangan : Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan.

3. Topologi bus Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.

Kelebihan: – Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah

Kekurangan :

– Komputer dalam jaringan terbatas, maksimal terdiri atas 5-7 komputer

– kemungkinan sering terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.

4. Topologi Jala Topologi jala atau mesh adalah sejenis topologi jaringan yang menerapkan hubungan antarsentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan ini adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Topologi ini selain kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

5.Topologi Pohon (tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer . Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

Berdasarkan jangkauan geografis, jaringan komputer dapat dibedakan sebagai berikut :

1. LAN : merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

2. MAN : Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.

3. WAN : Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan media transmisi data, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua :

1. Jaringan berkabel atau wired network yaitu jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lain melalui perantara kabel. Kabel ini berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

2. Jaringan nirkabel ( wireless network ) adalah jaringan tanpa kabel. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromaknetik yang akan mengirim sinyal informasi antar komputer jaringan. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel meliputi : Jaringan kawasan local nirkabel (wireless LAN / WLAN), WiFi, layanan komunikasi pribadi, global system for mobile communication (GSM), D-AMPS, dan navigasi global(GPS atau global positioning system) media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.

sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: